headlineterkini.id, BERAU – Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, meminta manajemen RSUD dr. Abdul Rivai segera melakukan pembenahan menyeluruh melalui penerapan layanan kesehatan berbasis digital. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan kini semakin mendesak untuk dipenuhi.
Waris menilai, persoalan antrean panjang dan lambatnya proses pelayanan tidak semata-mata disebabkan oleh minimnya tenaga medis, tetapi juga karena sistem administrasi yang belum modern.
Digitalisasi, kata dia, menjadi langkah kunci untuk memotong proses birokrasi yang menghambat kelancaran layanan.
“Masalah antrean dan kelambatan pelayanan bukan hanya soal kekurangan tenaga medis, tapi sistem yang belum modern. Sudah saatnya rumah sakit memanfaatkan teknologi mempercepat proses administrasi dan pelayanan,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Ia menegaskan, peserta BPJS Kesehatan berhak memperoleh layanan yang adil dan setara dengan pasien umum. Sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesehatan warga, rumah sakit wajib memastikan tidak ada diskriminasi dalam mekanisme pelayanan.
DPRD Berau, lanjut Waris, siap mendukung upaya evaluasi dan perbaikan sistem layanan rumah sakit, termasuk memperkuat integrasi antara manajemen RSUD dan BPJS Kesehatan untuk memastikan alur pelayanan berjalan lancar.
“Kita ingin pembenahan ini tidak sekadar reaktif terhadap keluhan masyarakat, tapi benar-benar menjadi awal dari perubahan sistemik menuju layanan kesehatan publik yang cepat, efisien, dan manusiawi,” pungkasnya.
Sigit/ADV
