Gideon: Minta Solusi Banjir Disesuaikan Kondisi Wilayah

headlineterkini,id, BERAU – Program pembangunan saluran beton tertutup (U-Gutter) sebagai langkah pengendalian banjir kembali mendapat perhatian DPRD Berau.

Anggota Komisi II, Gideon Andris, menilai penggunaan U-Gutter tidak bisa diterapkan secara seragam di seluruh wilayah tanpa kajian teknis yang memadai.

“Tidak semua daerah cocok dengan U-Gutter. Harus ada kajian teknis dan analisis lingkungan sebelum menentukan metode,” tegasnya, Minggu (9/11/2025).

Gideon menyebut, sejumlah lokasi justru mengalami masalah baru setelah saluran terbuka diganti dengan U-Gutter.

Ia mencontohkan kawasan Limunjan, yang sebelumnya hampir tidak pernah mengalami banjir tetapi kini mulai terdampak akibat kapasitas saluran yang menyempit.

“Dulu tidak pernah banjir. Tapi sejak parit terbuka diganti U-Gutter, air sering meluap karena kapasitas salurannya berkurang,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa parit lama memiliki lebar sekitar dua meter sehingga mampu menampung debit air besar. Namun setelah digantikan U-Gutter, ruang aliran menjadi lebih kecil dan tidak mampu mengakomodasi volume air pada saat hujan deras.

Meski demikian, Gideon tetap mengapresiasi pemerintah daerah yang telah membangun infrastruktur pengendali banjir.

Ia hanya meminta agar setiap proyek direncanakan dengan matang dan disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing.

“Jangan terjebak pada satu cara saja. Yang terpenting, penanganan banjir harus tepat sasaran, efektif, dan tidak menimbulkan masalah baru,” pungkasnya.

Sigit/ADV

Spread the love

Tinggalkan Balasan