Vitalis Soroti Minimnya Kontribusi PAD dari Perusda

Headlineterkini.id, BERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Vitalis Paulus Lette, menyoroti kinerja sejumlah Perusahaan Daerah (Perusda) yang dinilai belum menunjukkan hasil nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan, sudah saatnya perusahaan milik daerah itu dikelola dengan orientasi bisnis yang profesional dan berani mengambil langkah besar.

“Kalau orientasinya profit, jangan main kecil. Keuntungan yang disebutkan kemarin belum mencerminkan Perusda,” tegas Vitalis, Rabu (23/10/2025).

Menurut Vitalis, selama ini Perusda seolah hanya bergerak agar terlihat bekerja, bukan untuk menghasilkan keuntungan yang signifikan. Padahal, kondisi keuangan daerah sedang menantang akibat pemotongan dana transfer pusat.

Ia menilai Pemkab Berau perlu mendorong kemandirian fiskal melalui sektor bisnis milik daerah yang benar-benar berorientasi profit.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada dana transfer pusat. Pemerintah butuh akselerasi PAD, dan Perusda adalah salah satu kuncinya,” ujarnya.

Vitalis menegaskan bahwa profit tidak akan datang tanpa modal yang kuat dan manajemen yang profesional. Menurutnya, setiap rencana bisnis harus diawali dengan kajian yang realistis dan perhitungan yang matang.

Sebagai contoh, ia menjelaskan jika Perusda ingin mengembangkan perkebunan sawit seluas 1.000 hektare, maka semua aspek biaya harus dikaji secara rinci.

“Kalau mau buka 1.000 hektare, hitung dulu. Untuk pembersihan, bibit, dan operasional bisa Rp60 juta per hektare. Artinya, butuh Rp60 miliar. Tapi potensi panennya bisa Rp40–50 miliar per tahun. Itu baru bicara bisnis,” katanya.

Vitalis menyarankan agar Perusda tidak langsung memulai proyek besar. Mulailah dari pilot project berskala kecil, misalnya 200 hektare, untuk dievaluasi hasilnya sebelum diperluas.

“Lebih baik mulai dari kecil tapi jelas hasilnya, daripada besar tapi gagal total,” tutupnya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan