Headlineterkini.id, BERAU– Anggota Komisi III DPRD Berau, Vitalis Paulus Lette, menilai pemerataan akses internet antara wilayah kampung dan pedalaman menjadi faktor penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat di Bumi Batiwakkal.
Menurutnya, kesenjangan jaringan digital dapat menghambat aktivitas usaha, pendidikan, dan komunikasi masyarakat di daerah pedesaan.
Vitalis menjelaskan bahwa saat ini perbedaan tingkat ekonomi antara warga kampung dan kota di Berau mulai berkurang. Namun, pemerataan pembangunan tersebut harus diikuti oleh pemerataan infrastruktur, terutama jaringan internet yang memadai.
“Secara ekonomi, penghasilan masyarakat di kampung dan kota sudah mulai seimbang. Tapi kalau akses internet masih terbatas, dampaknya bisa meluas ke berbagai sektor, termasuk ekonomi warga,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Ia mencontohkan, keterbatasan jaringan internet di kampung membuat masyarakat sulit menjalankan aktivitas usaha secara digital maupun sekadar berkomunikasi. Bahkan, di beberapa daerah, warga masih harus menempuh jarak tertentu hanya untuk mendapatkan sinyal.
“Internet bukan lagi kebutuhan sekunder. Ini sudah menjadi kebutuhan pokok, terutama bagi anak muda untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka,” tegasnya.
Vitalis mengungkapkan bahwa di sejumlah kampung, kantor pemerintahan sering dijadikan tempat masyarakat berkumpul untuk mendapatkan akses internet. Namun, kecepatan jaringan sering menurun karena terlalu banyak pengguna pada waktu bersamaan.
“Pemerintah harus memperluas jaringan internet di kampung-kampung agar tidak hanya dinikmati di area tertentu saja,” tambahnya.
Vitalis juga mendukung penuh program perluasan jaringan internet oleh pemerintah daerah dan mendorong keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan infrastruktur digital di wilayah pedalaman.
“Pemerataan akses internet ini investasi jangka panjang. Dengan konektivitas yang baik, ekonomi kampung akan tumbuh, pendidikan meningkat, dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.
