headlineterkini.id, BERAU – Tingginya angka kebakaran di sepanjang tahun 2025 membuat Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, mendorong agar dilakukan pengadaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap Rukun Tetangga (RT).
Menurutnya, peristiwa kebakaran yang kerap terjadi di permukiman padat penduduk menjadi peringatan penting bahwa penanganan darurat tidak bisa hanya bergantung pada petugas pemadam kebakaran. Diperlukan kesiapan di tingkat komunitas agar api bisa dikendalikan sejak dini sebelum membesar.
“Kita usulkan supaya APAR bisa tersedia di masing-masing RT. Juga mendorong BPBD bisa berperan untuk memberikan pelatihan pemakaian,” terangnya, Minggu (2/11/2025).
Suriansyah menilai, keberadaan APAR di lingkungan RT akan sangat membantu dalam menangani kebakaran kecil yang sering kali terjadi akibat korsleting listrik atau kelalaian penggunaan api. Dengan penanganan cepat, potensi kerugian bisa diminimalkan dan keselamatan warga lebih terjamin.
Ia juga menambahkan bahwa pengadaan APAR seharusnya tidak menjadi kendala besar dari sisi anggaran. Sebab, setiap RT sudah memiliki dana operasional yang bisa dialokasikan untuk kebutuhan darurat semacam ini.
Ia berharap agar program tersebut dimulai dari empat kecamatan di sekitar wilayah kota, terutama Kecamatan Tanjung Redeb, yang memiliki tingkat kepadatan penduduk paling tinggi di Kabupaten Berau.
“Untuk tahap awal bisa difokuskan di empat kecamatan sekitar kota, khususnya Tanjung Redeb, karena risiko kebakarannya relatif tinggi,” tambahnya.
Sigit/ADV






