headlineterkini.id, BERAU – DPRD Berau mengingatkan bahwa daerah perlu segera memperkuat kemandirian fiskal agar pembangunan tidak sepenuhnya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, terutama menjelang potensi penurunan signifikan Dana Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026.
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai situasi fiskal yang semakin menantang seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menggerakkan ekonomi lokal secara lebih agresif.
“Kita tidak bisa terus bergantung pada dana pusat. Kondisi seperti ini justru harus dijadikan titik balik untuk memperkuat PAD dan ekonomi lokal,” tegas Elita, Kamis (13/11/2025)
Ia menjelaskan bahwa ketergantungan besar terhadap TKD membuat keuangan daerah mudah terguncang setiap kali pemerintah pusat melakukan penyesuaian anggaran. Efisiensi memang penting, namun tidak bisa dijadikan satu-satunya strategi menghadapi tantangan ke depan.
Elita mendorong Pemkab Berau untuk mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai mesin penggerak ekonomi di tingkat akar rumput. Menurutnya, jika lembaga-lembaga tersebut dikelola secara profesional, potensi kampung dapat berubah menjadi sumber pendapatan nyata bagi daerah.
“Kalau BUMK benar-benar difungsikan dengan baik, potensi kampung bisa menjadi sumber ekonomi baru,” jelasnya.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), namun mengingatkan agar fokus fiskal tidak hanya berkutat pada kebutuhan internal pemerintah. Stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah harus tetap menjadi prioritas.
“Menjaga hak ASN itu wajib, tapi layanan publik dan pembangunan juga harus tetap berjalan,” katanya.
Selain itu, Elita mendorong pemerintah daerah memperluas kolaborasi dengan sektor swasta dan UMKM agar lebih banyak ruang pertumbuhan ekonomi dapat digerakkan dari dalam daerah sendiri.
Menurutnya, kemitraan yang produktif dengan dunia usaha menjadi kunci untuk menghadapi tantangan fiskal di masa depan.
Sigit/ADV
