DPRD Soroti Minimnya Dukungan Operasional, Peran Kesultanan Dinilai Perlu Diperkuat

BERAU, Headlineterkini.id – Peran lembaga adat di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. DPRD menilai dukungan operasional terhadap Kesultanan Sambaliung dan Gunung Tabur masih perlu diperkuat agar fungsi sosial dan budaya yang dijalankan dapat berjalan optimal.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menegaskan bahwa keberadaan kesultanan tidak bisa dipandang sekadar simbol tradisi. Menurutnya, kedua lembaga adat tersebut memiliki keterlibatan aktif dalam berbagai agenda pemerintahan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kesultanan ini bukan hanya simbol budaya, tapi juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan daerah. Karena itu, dukungan operasionalnya harus jelas,” ujarnya dalam forum Musrenbang kecamatan, 29 Maret 2026.

Ia mengungkapkan, selama ini pihak kesultanan kerap memenuhi undangan resmi, baik di dalam maupun luar daerah. Namun, keterbatasan anggaran seringkali menjadi kendala dalam mendukung aktivitas tersebut.

“Jangan sampai setiap tahun diusulkan, tapi tidak pernah terealisasi. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.

Menurut Subroto, penguatan lembaga adat juga merupakan bagian penting dari upaya menjaga dan melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas Kabupaten Berau. Dukungan anggaran dinilai sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap keberlangsungan nilai-nilai adat.

“Kalau kita ingin budaya tetap hidup, maka lembaga adatnya juga harus diperhatikan. Ini menyangkut jati diri daerah,” jelasnya.

Ia berharap, dalam penyusunan anggaran ke depan, kebutuhan operasional Kesultanan Sambaliung dan Gunung Tabur dapat diprioritaskan agar aktivitas adat, budaya, dan representasi daerah tetap berjalan tanpa hambatan.

“Kami mendorong agar ke depan dukungan ini benar-benar diprioritaskan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.(Adv)

Spread the love

Tinggalkan Balasan