headlineterkini.id, NUNUKAN- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, memaparkan lima misi utama pembangunan daerah dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Triwulan III Tahun 2025.
Raden Iwan menegaskan bahwa kelima misi tersebut menjadi arah strategis dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nunukan Tahun 2025–2029, sejalan dengan visi daerah yaitu “Kabupaten Nunukan yang inovatif, sejahtera, adil, dan mandiri.”
Adapun misi tersebut yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berkarakter. Peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi sumber daya lokal.
Lalu, penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, cepat, dan tuntas. Percepatan dan penuntasan pembangunan infrastruktur dasar yang adil dan merata. Menciptakan tata kehidupan yang harmoni dengan menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
“kelima misi tersebut bukan sekadar arahan, tetapi harus diterjemahkan dalam program dan kegiatan nyata oleh seluruh perangkat daerah,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar setiap OPD memperkuat sinergi dan inovasi dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan agar target RPJMD dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan.
“Melalui pelaksanaan misi ini, diharapkan arah pembangunan Kabupaten Nunukan lima tahun ke depan dapat terwujud secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, Rakordal RKPD Triwulan III Tahun 2025 ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Bupati Nunukan, H Irwan Sabri Irwan menegaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten Nunukan terus berkomitmen mendukung program prioritas nasional, yang meliputi penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi lintas perangkat daerah agar pencapaian target program dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan inovatif. Selain itu, diperlukan pula evaluasi, pertukaran pengalaman, serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan serapan anggaran.
“PPK dan PPTK pelaksana kegiatan di OPD diharapkan segera mempercepat proses pelaksanaan kegiatan yang belum berjalan agar apa yang telah kita rencanakan dapat tercapai dengan baik dan tepat waktu,” tegasnya.
